Pascasarjana | IAIN Pekalongan

Prodi Magister Ekonomi Syariah Gelar Workshop Desain Penelitian dan Publikasi Ilmiah

E-mail Print PDF

Pekalongan (30/5) – Program Studi Magister Ekonomi Syariah, Pascasarjana IAIN Pekalongan menggelar workshop keterampilan menulis akademis dengan fokus ‘Desain Penelitian dan Publikasi Ilmiah’ pada Senin, 30 Mei 2022. Workshop ini digelar secara virtual dan diikuti oleh seluruh mahasiswa Pascasarjana IAIN Pekalongan, dosen, dan juga akademisi umum. Narasumber dari kegiatan ini adalah Prof. Dr. Euis Nurlaelawati, M.A., Ph.D. dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kegiatan diawali dengan acara pembukaan (opening ceremony) yang dibuka langsung oleh Direktur Pascasarjana IAIN Pekalongan, Prof. Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag. Dalam sambutannya, Prof. Ade, sapaan akrab beliau, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali dan meningkatkan kemampuan mahasiswa Pascasarjana khususnya dan akademisi yang mengikuti workshop secara umum, dalam bidang menulis ilmiah. “Mahasiswa perlu dibekali keterampilan menulis ilmiah, karena mereka nanti sebelum lulus wajib menulis tesis dan juga melakukan publikasi di jurnal ilmiah sebagai persyaratan kelulusan”, paparnya.

Selain itu, dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Dr. Ali Muhtarom, M.H.I., Kaprodi Magister Ekonomi Syariah dan juga penanggungjawab workshop, menegaskan bahwa Pascasarjana sebagai unit pengelola program studi (UPPS) tentunya tidak boleh serta merta mewajibkan persyaratan tertentu, seperti publikasi ilmiah sebelum lulus, tanpa memberikan pembekalan yang memadai pada mahasiswa. “Sebetulnya kita sudah ada kurikulum terkait academic writing, namun mata kuliah ini belum merata di semua Prodi. Oleh karena itu, untuk memfasilitasi semua mahasiswa, kita juga memberikan workshop academic writing setiap semester”, ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Euis, sapaan akrab narasumber, mengatakan bahwa tulisan ilmiah pada umumnya berawal dari suatu kajian ilmiah yang dapat menghasilkan kebenaran atau pengetahuan baru di bidang tertentu dan ditujukan untuk mendesiminasikan pemikiran ke khalayak akademik yang lebih luas. Dalam hal penulisan karya ilmiah, Prof. Euis, yang juga seorang Executive Editor di jurnal Al-Jami’ah (Scopus Q2), menyampaikan bahwa ada beberapa hal atau tahapan yang harus dilakukan oleh seorang penulis, diantaranya adalah menyusun redaksi judul, menulis abstrak, menyusun outline, mengumpulkan, membaca dan menelaah karya-karya terkait, mencermati data-data yang dihimpun, dan melakukan penulisan. Kemudian terkait dengan problem umum penulisan karya ilmiah di Indonesia, beliau memaparkan beberapa hal, diantaranya adalah hal yang terkait dengan substansi ilmiah, ketidakjelasan fokus kajian, pendekatan penelitian yang digunakan, kajian Pustaka (literature review), maksud dan tujuan penelitian, pemahaman kontribusi kajian, konstruksi dan isi paparan, serta lemahnya analisa hasil penelitian dan pembahasan.(M. Ali Ghufron - Humas Pascasarjana IAIN Pekalongan)