Pascasarjana | IAIN Pekalongan

Tingkatkan Good University Governance, Pascasarjana IAIN Pekalongan Lakukan Benchmarking Tata Kelola di Pascasarjana UIN Maliki Malang

E-mail Print PDF

 

Pekalongan (17/01) – Mengawali tatanan program kerja di tahun 2022, Pascasarjana IAIN Pekalongan melakukan kunjungan ke Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dalam rangka benchmarking atau baku mutu tata kelola pascasarjana. Kunjungan ini dilakukan pada Rabu, 12 Januari 2022. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi (Good University Governance), khususnya Pascasarjana IAIN Pekalongan. Turut serta dalam kegiatan ini, seluruh pengelola mulai dari direktur sampai dengan staff yang ada di lingkungan Pascasarjana IAIN Pekalongan.

Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana IAIN Pekalongan, Prof. Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag., menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ini adalah dalam rangka baku mutu atau benchmarking tata kelola pascasarjana yang meliputi pengelolaan akademik dan non akademik, termasuk strategi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pemberian beasiswa, dan lain sebagainya. “Kami berharap dengan kunjungan ini, kami bisa menimba ilmu dalam hal pengelolaan pascasarjana di UIN Maliki Malang, untuk selanjutnya akan kami implementasikan di Pascasarjana IAIN Pekalongan dalam rangka mewujudkan Good University Governance,” ungkapnya.

Kegiatan kunjungan ini disambut hangat oleh segenap pengelola UIN Maliki Malang, sebagaimana sambutan yang disampaikan oleh direktur Pascasarjana UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. Wahidmurni, M.Pd. Ak. Beliau menyampaikan bahwa pihak Pascasarjana UIN Maliki Malang menyambut dengan baik terhadap kunjungan ini, dengan harapan kedua belah pihak akan saling bertukar pengalaman terkait pengelolaan pascasarjana. “Kita bisa saling belajar bagaimana pengelolaan akademik dan non akademik yang ada di masing-masing lembaga. Misalnya di sini (red: UIN Maliki Malang), ada program ‘Fast Track’, yaitu program kuliah S1 lanjut ke S2 dengan diberikan beasiswa. Mahasiswa sudah disiapkan sejak mereka masih di semester 7, sehingga benar-benar diperoleh mahasiswa yang unggul. Hal ini barangkali bisa diterapkan di IAIN Pekalongan dengan skema yang sama atau ada modifikasi,” paparnya.

Kegiatan benchmarking ini diawali dengan paparan ‘Best Practice’ pengelolaan pascasarjana yang telah diimplementasikan di Pascasarjana UIN Maliki Malang. Paparan ini disampaikan oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Drs. H. Basri, M.A, Ph.D. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan tanya-jawab dan diskusi dengan pengelola Pascasarjana IAIN Pekalongan. Para ketua program studi Pascasarjana IAIN Pekalongan dan UIN Maliki Malang bergantian menyampaikan pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka terkait tata kelola. Kemudian, acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah.

(Penulis: M. Ali Ghufron – Humas Pascasarjana IAIN Pekalongan)