Pascasarjana | IAIN Pekalongan

Hari Kedua Perhelatan International Conference on Islamic Studies (ICIS) ke-4 Pascasarjana IAIN Pekalongan

E-mail Print PDF

 

Pekalongan (29/11) – International Conference on Islamic Studies (ICIS) adalah perhelatan konferensi internasional tahunan yang diselenggarakan oleh Pascasarjana IAIN Pekalongan. Tahun 2021 ini adalah tahun keempat dari penyelenggaraan perhelatan konferensi internasional tersebut. Sejak tahun 2018, Pascasarjana IAIN Pekalongan secara rutin menyelenggarakan event besar ini yang menyatukan para pakar di bidang kajian Islam. Perhelatan akbar ini menjadi salah satu ajang sharing dan bertukar ilmu pengetahuan, hasil riset, dan informasi. Pada perhelatan ke-4 ini, konferensi internasional ICIS diselenggarakan secara virtual pada 27 – 28 November 2021, dan diikuti oleh 300 peserta (pembicara dan partisipan) dari berbagai negara.

Pada pelaksanaan hari kedua, sesi konferensi dibagi menjadi 2, yaitu keynote session dan parallel session. Sesi pembicara kunci (keynote session) dimulai dari pukul 8 s.d. 14 WIB. Dipandu oleh seorang moderator, pembicara kunci yang pertama adalah Prof. Dustin Cowell. Beliau berbicara tentang “Mysticism: A Path to Tolerance and Social Harmony”. Dalam paparannya, Cowell berpendapat bahwa tradisi spiritual yang berbeda dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan harmoni sosial, toleransi, dan saling menghormati antar sesama. Pembicara kunci yang kedua adalah Prof. Nadirsyah Hosen. Beliau berbicara tentang “Islamic Law, Freedom and the Sustainable Development Goals in Indonesia”. Dilanjutkan pembicara kunci yang ketiga, yaitu Prof. Peter C. Taylor. Beliau berbicara terkait “Transformative Education for a Sustainable World”.

Setelah keynote session selesai, acara dilanjutkan dengan parallel session. Pada sesi ini, pemakalah dibagi menjadi 4 ruang (breakout zoom) dan masing-masing ruang dipandu oleh seorang moderator venue. Pada sesi ini, pemakalah diberikan waktu masing-masing 15 menit untuk presentasi dan diskusi dari materi yang dipresentasikan. Pemakalah diberikan pilihan untuk mempresentasikan makalah mereka dengan Bahasa Inggris atau Bahasa Arab. Acara sesi presentasi paralel ini berlangsung selama 2 jam (14 s.d. 16 WIB). Kemudian acara dilanjutkan dengan closing ceremony.

Pada acara closing ceremony, ada penghargaan yang diberikan kepada 4 best papers dan 4 best presenters. Pada perhelatan ICIS ke-4 kali ini, 4 best papers diraih oleh: 1) Muhamad Subhi 2) Apriantoro, 3) Diyah Nurul Fitriyati, Nur Hakimah, Lilis Mulyawati, dan 4) Achmad Tubagus Surur, Ahmad Anas. Sedangkan 4 best presenters diraih oleh:1) Abdul Ghofar, 2) Luluk Bani Saidah, 3) Salsabila, dan 4) Siska Fadhila, Milkhahtus Shaefah. Kemudian, acara perhelatan konferensi internasional ICIS ke-4 ini ditutup oleh Wakil Rektor I IAIN Pekalongan, Prof. Dr. Maghfur, M.Ag. Beliau menyampaikan harapannya terkait dengan penyelenggaraan perhelatan konferensi internasional ICIS ke depan tidak hanya fokus pada isu-isu kajian Islam mono disiplin, tetapi juga pada isu-isu multidisiplin dan bahkan cross-disiplin.

Reporter: M. Ali Ghufron